. April 2013
0

Membuat Gambar Vektor Dengan Macromedia Flash 8

Selasa, 02 April 2013


Kali ini saya akan berbagi pelajaran multimedia yang baru saya dapatkan yaitu bagaimana membuat logo atau gambar vektor menggunakan macromedia flash 8. Ini merupakan dasar dalam mempelajari pembuatan animasi menggunakan aplikasi Macromedia Flash 8. Dengan ini hendaknya kita memahami dasar-dasar dalam penggunaan aplikasi ini. Langsung saja, Teman-teman bisa membaca file tutorial tugas saya di bawah ini ! Jika ada kekurangan atau ketidak jelasan saya mohon maaf, karena sebenarnya saya kurang berbakat dalam hal menulis. :)

Membuat Gambar Vektor Dengan Macromedia Flash 8 by Dino Ananda Saputra

 
0

Menggabungkan Foto Dengan Photoshop


Pada tutorial kali ini, saya menggunakan plug in Color Efek Pro 4 dan beberapa brush tambahan. Jika belum memiliki Color Efek Pro 4, silahkan download di sini.  Dan berbagai brus tambahan silahkan download dari di sini. Untuk tutorialnya silahkan baca pada file tugas saya berikut ini ! tugas
0

Menghilangkan Jerawat Dengan Photoshop


Kali saya akan berbagi tutorial menghilangkan jerawat pada wajah menggunakan Photoshop CS3. Tanpa muqodimah yang panjang kita langsung saja ke TKP ! :D
1. Buka gambar yang akan dihilangkan jerawatnya dengan aplikasi Photoshop CS3.
2. Gunakan Patch Tool untuk mengcloning bagian wajah mulus atau tidak berjerawat.
kita seleksi bagian wajah yang berjerawat dan lakukan proses drag ke area wajah yang mulus untuk melakukan pengcloningan. Kira-kira hasilnya nanti seperti ini.
3. Setelah itu kita membutuhkan sedikit pengefekan blur untuk memudarkan bintik-bintik jerawat yang kecil.Untuk itu kita lakukan dulu penduplikatan layer background dengan menekan tombol Ctrl + J. Setelah itu pilih menu Filter --> Blur --> Surface Blur.
Setting nilai Radius dan Threshold sesuai kebutuhan gambar.
4. Selanjutnya kita hapus pada bagian-bagian selain wajah  atau kulit pada layer duplikat yang diberikan efek blur tadi dengan Eraser Tool. gunakan soft round dalam pengahapusan. Sebelumnya nonaktifkan layer background untuk kerapian dalam proses penghapusan.
5. Setelah itu aktifkan kembali layer background dan lihat hasilnya ! Gambar kita sekarang sudah perfect, si wanita pada gambar pun sudah terlihat sangat cantik.
Kali cukup sekian dulu ya ...!!! Semoga tutorial ini dapat bermanfaat untuk teman-teman ....!!!






0

Membangun Internet Gateway (PC Router dan Proxy Server Dengan Mikrotik OS)


Opsi konfigurasi :
Konfigurasi Server
  1. IP Internet                    = Sesuai dengan Network yang diberikan ISP
  2. IP LAN                        = 192.168.50.1/24
  3. Gateway                      = Sesuai Dengan IP yang diberikan oleh ISP
Konfigurasi Client
  1. IP LAN                         = 192.168.50.xxx/24
  2. Gateway                      = 192.168.50.1
Keterangan : xxx merupakan address antara 2 sampai 254
Konfigurasi Proxy Server
  1. Sistem Operasi            = OS (Linux)
  2. Port proxy                   = 3128
  3. Cache Manager           = dino@dino-localhost.tk
  4. Visible host                 = dino-localhost.tk
  5. Transparant proxy
  6. Blocking Site              = www.youtube.com , www.facebook.com
Konfigurasi Router
  1. NAT                           = yes
Konfigurasi MikroTik 2.9.27
1. Mengecek Interface
[admin@MikroTik] > interface print
2. Mengubaah nama interface
[admin@MikroTik] > interface set ether1 name=modem
[admin@MikroTik] > interface set ether2 name=lan
[admin@MikroTik] > interface print
3. Settring IP Address
[admin@MikroTik] > ip address add address=192.168.1.2/24 interface=modem
[admin@MikroTik] > ip address add address=192.168.50.1/24 interface=lan
[admin@MikroTik] > ip address print
4. Setting IP Route
[admin@MikroTik] > ip route add gateway=192.168.1.1
[admin@MikroTik] > ip route print
5. Setting IP DNS
[admin@MikroTik] > ip dns set primary-dns=202.134.1.10 secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes
[admin@MikroTik] > ip dns print
6. Setting IP Pool
[admin@MikroTik] > ip pool add name=lan ranges=192.168.50.11-192.168.50.20
[admin@MikroTik] > ip pool print
7. Setting IP DHCP-SERVER Network
[admin@MikroTik] > ip dhcp-server network add address=192.168.50.0/24 gateway=192.168.50.1 dns-server=192.168.50.1
[admin@MikroTik] > ip dhcp-server network print
8. Setting IP DHCP-SERVER
[admin@MikroTik] > ip dhcp-server add name=lan interface=lan disable=no address-pool=lan
[admin@MikroTik] > ip dhcp-server print
Hasil dari Dhcp-Server pada Client
9. Setting IP Firewall NAT
[admin@MikroTik] > ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=modem src-address=192.168.50.xxx
[admin@MikroTik] > ip firewall nat print
Client sudah terkoneksi dengan modem
10. Setting Web-Proxy
[admin@MikroTik] > ip web-proxy set enable=yes transparent-proxy=yes hostname=dino-localhost.tk cache-administrator=dino@dino-localhost.tk max-cache-size=unlimited
[admin@MikroTik] > ip web-proxy print
11. Setting Transparent Proxy
[admin@MikroTik] > ip firewall nat add chain=dstnat action=redirect protocol=tcp dst-port=80 to-port=3128
[admin@MikroTik] > ip firewall nat print
12. Blokir Website
[admin@MikroTik] > ip web-proxy access add url=www.facebook.com action=deny
[admin@MikroTik] > ip web-proxy access add url=www.youtube.com action=deny
[admin@MikroTik] > ip web-proxy access print
13. Monitoring Web-Proxy
[admin@MikroTik] > ip web-proxy monitor
Website facebook.com terblokir



0

Konfigurasi Router Statis


Kali ini saya akan berbagi bagaimana melakukan konfigurasi dasar router statis. Untuk konfigurasi ini saya menggunakan program simulasi Cisco Packet Tracer.
Baiklah, langsung saja kita mulai !
1. Kita desain jaringan seperti gambar di atas.
2. Setelah itu lakukan konfigurasi ip pada PC1, PC2 dan PC3 sesuai tabel diatas.
3. Setelah melakukan konfigurasi ip pada router R1.
R1#conf t
R1 (config)#no domain ip lookup
R1 (config)#int fa 0/0
R1 (config-if)#ip address 172.16.3.1 255.255.255.0
R1 (config-if)#no shutdown
R1 (config-if)#exit
R1 (config)#int se 0/0/0
R1 (config-if)#ip address 172.16.2.1 255.255.255.0
R1 (config-if)#clock rate 64000
R1 (config-if)#no shutdown
R1 (config-if)#end
R1#copy run startup
4. Setelah itu kita masuk pada konfigurasi router R3 dulu.
R3#conf t
R3 (config)#no domain ip lookup
R3 (config)#int fa 0/0
R3 (config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
R3 (config-if)#no shutdown
R3 (config-if)#exit
R3 (config)#int se 0/0/0
R3 (config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
R3 (config-if)#no shutdown
R3 (config-if)#end
R3#copy run startup
5. Selanjutnya kita lakukan konfigurasi ip router R2.
R2#conf t
R2 (config)#no domain ip lookup
R2 (config)#int fa 0/0
R2 (config-if)#ip address 172.16.1.1 255.255.255.0
R2 (config-if)#no shutdown
R2 (config-if)#exit
R2 (config)#int se 0/0/0
R2 (config-if)#ip address 172.16.2.2 255.255.255.0
R2 (config-if)#no shutdown
R2 (config-if)#exit
R2 (config)#int se 0/0/1
R2 (config-if)#ip address 192.168.1.2 255.255.255.0
R2 (config-if)#clock rate 64000
R2 (config-if)#no shutdown
R2 (config-if)#end
R2#copy run startup
5. Selanjutnya kita tinggal melakukan konfigurasi routing statisnya pada masing-masing router.
Pada Router R1:
R1#conf t
R1 (config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 172.16.2.2
R1 (config)#end
R1#copy run startup
Pada Router 2 :
R2#conf t
R2#(config)#ip route 172.16.30.0 255.255.255.0 se 0/0/0
R2#(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 192.168.1.1
R2#end
R2#copy run start
Pada Router 3 :
R3#(config)#ip route 172.16.0.0 255.255.252.0 192.168.1.2
R3#end
R3#copy run start
Get This Gadget